Selasa, 24 Maret 2009

Studi Lapangan Guru dan Karyawan


Dalam era teknologi informasi seperti dewasa ini sangat mengharapkan para profesional dunia pendidikan untuk memiliki pengetahuan yang lebih , maka para pendidik dan tenaga kependidikan dituntut untuk membekali diri dengan wawasan – wawasan global agar tidak stagnasi dalam tugas pengabdiannya. Demikian juga Kepala Sekolah selaku administrator dan motivator yang bertanggungjawab dalam pengembangan sekolah, memiliki tugas dan tanggung jawab untuk dapat memberikan berbagai informasi dan ilmu pengetahuan baru kepada person yang dilayani . Mengingat tuntutan dunia pendidikan yang semakin kompleks dewasa ini perlu adanya upaya – upaya untuk memenuhi hal tersebut, upaya ini dapat melalui media – media yang ada, dengan mengikuti seminar, work shop, studi banding atau studi lapangan seperti yang kami ikuti ini.
Yayasan Santa Louisa yang notabene Perwakilan Surabaya jo Pamong Unit SDK St Vincentius Surabaya tanggap dan peduli dengan kebutuhan dan situasi seperti ini, sehingga kegiatan dapat berjalan sebagaimana harapan bersama.Tentunya kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja, tetapi hendaknya terus ditindaklanjuti dan dikembangkan dalam proses pelayanan selanjutnya.
Kegiatan Studi Lapangan Jakarta- Bandung yang kami selenggarakan 7 - 11 Maret tersebut mengacu pada :
1. Kalender Program Kegiatan Unit SDK St Vincentius Tahun 2009.
2. Keputusan Rapat kerja Dewan Guru dan Karyawan SDK St Vincentius
3. Kesepakatan –kesepakatan bersama demi membuka cakrawala pengetahuan luar.
4. Usulan – usulan berbagai pihak yang terkait.
Tujuan dari Kegiatan Studi Lapangan Jakarta- Bandung , adalah :
1. Menambah persaudaraan keluarga besar SDK St Vincentius Surabaya..
2. Menimba pengetahuan dari sumber luar.
3. Mencari hal – hal yang baru yang dapat dijadikan modal dalam pelayanan agar lebih baik.
4. Meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia dan profesionalisme

Jumat, 23 Januari 2009

BINA KEPRIBADIAN 2009

: PANGGILAN MANUSIA UNTUK TUMBUH BERSAMA ORANG LAIN

Materi 1 : Penyadaran bahwa Allah menciptakan manusia sempurna adanya.
Nilai : Tanggung jawab atas ;
1) Anugerah yang sudah diberikan Allah
2) Sarana yang sudah dinikmati selama ini
3) Bagaimana kita menggunakan anugerah dan sarana hidup yang sudah diberikan Allah

Proses Aktivitas: A. Pemberian Materi )
1. Bercermin kesempurnaan diri .
( masing-masing anak diberi cermin secara bergilir )
2. Menilai sifat-sifat baik teman yang ada di depannya .
( melingkar dengan menempelkan kertas di punggung
3. Perenungan : Taman Firdaus ( Kejadian 1 : 1-31 )

B Indahnya aku : Merefleksi diri apa yang dimiliki

Materi 2 : Penyadaran bahwa Allah menciptakan manusia untuk saling melengkapi

Nilai : Menyadari pentingnya sesama dalam kehidupan

Proses Aktifitas: A. Pemberian Materi
1. Permainan BINGO KEHIDUPAN
( tiap anak mendapat lembar bingo yang harus diisi hobi teman yang ada dengan saling bertanya )
B. Dongeng “ Tujuh Orang Gila “

C. Perenungan : 1 Yoh. 4: 16 )

Materi 3: Penyadaran manusia akan aneka tantangan yang membuat manusia jauh dengan sesama.

Nilai : 1) Bukan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan
2) Bertitik tolak pada hidup dan kebahagiaan orang lain
3)Hati – hati dalam menyikapi perubahan dan perkembangan
Jaman .
Proses Aktifitas: A. Permainan Pepatah
Tujuan :
1. Menciptakan suasana akrab
2. Pengembangan diri
3. Terlibat dalam kelompok

B. Perenungan : Lukas 14 : 12 -14 ; Mat 25 : 31-46

Materi 4: Penyadaran akan kualitas ( kebaikan ) dan kelemahan pada diri sendiri dan pada orang lain

Nilai: 1. Peka akan keadaan masyarakat
2. Kerukunan
3. Kebijaksanaan & Kerja sama

Proses Aktifitas: A. Permainan : Puzzle ( Bujur sangkar berantakan )
Tujuan : Nilai kerja sama dan kebijaksanaan dalam suasana persaudaraan

B. Penelusuran minat bakat

C. Pembuatan Niat

Kesimpulan Pembina: Dalam kebersamaan kita temukan bakat diri dan apa yang harus dikerjakan demi pencapaian cita- cita, membangun dunia yang beradab

Minggu, 11 Januari 2009

MEMBANGUN KOMUNIKASI KASIH



MEMBANGUN KOMUNIKASI KASIH
“….Hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia.”
(Fil. 2: 2-3)

KEBUTUHAN MANUSIA DICINTAI dan MENCINTAI
Karena itu Cinta Kasih dapat bertumbuh dengan baik kalau manusia membina PERSAHABATAN antar manusia. PERSAHABATAN dapat berjalan baik bila antara manusia dapat berKOMUNIKASI secara dewasa.
KOMUNIKASI merupakan SARANA yang tepat untuk menjalin persahabatan yang sejati. KOMUNIKASI adalah semua perilaku baik lewat kata-kata maupun tidak lewat kata-kata yang membawa PESAN dan diterima oleh orang lain . KOMUNIKASI adalah semua perilaku baik lewat kata-kata maupun tidak lewat kata-kata yang membawa PESAN dan diterima oleh orang lain
Tujuan KOMUNIKASI : membangun keakraban, persaudaraan. Keterbukaan, Kejujuran, kerendahan hati, saling mengampuni adalah faktor terpenting dalam berkomunikasi. Saling menghargai perbedaan-2 dan berani menerima perbedaan-2 dan bertanggung jawab atas perbedaan-perbedaan tersebut kunci sukses dalam berkomunikasi
Menyadari pentingnya membangun komunikasi kasih dalam prilaku kehidupan, maka sejak dini perlu kami tanamkan pada anak didik kami, di SDK St Vincentius Surabaya, dengan demikian mereka menyadari sebagai makluk sosial yang saling memberi KASIH. Dengan berbagai metode kami berikan, baik melalui kegiatan akademik maupun non akademik sebagai bekal mereka menuju kedewasaan yang bertanggung jawab. Semoga terjadilah.

Rabu, 15 Oktober 2008

PEDULI LINGKUNGAN



Seperti kita ketahui bersama bahwa dunia kita semakin tua, semakin banyak persoalan agar kita tetap bisa hidup dengan nyaman. Manusia dengan segala keegoisannya berpacu hanya demi kepentingan pribadi, segala macam cara dilakukannya agar bisa bertahan hidup.ya...ya...ya...duniaku juga duniamu....satu sisi yang kita cermati saat ini adalah apa yang disebut dunia makin panas...pemanasan gobal "
Global Warming / Pemanasan Global Adalah : peningkatan suhu rata-rata atmosfer di dekat permukaan bumi dan laut selama beberapa dekade terakhir dan proyeksi untuk beberapa waktu yang akan datang. Apa yang harus kita lakukan ?

Penggunaan tisue secara berlebihan dapat mengakibatkan global warming. Mengapa ? bahan dasar tisue adalah kayu, berarti sama saja dengan banyak menebang pohon sehingga menyebabkan global warming
Catatan ” Tisue Tidak dapat Didaur Ulang.
Pemakaian elektronik berlebihan sama dengan boros Energi sehingga menyebabkan global warming
Pemakaian plastik berlebihan dapat juga menyebabkan global warming karena bahan baku plastik adalah minyak bumi, boros plastik = boros minyak bumi.
Hati Hati dengan pemakaian lampu, Boros Lampu berarti sama dengan boros energi, penyebab global warming juga lho.
Pakailah barang asli produk sendiri . suka dengan barang impor dapat menyebabkan global warming juga karena barang tersebut diangkut dengan menggunakan BBM (Boros BBM sama dengan penyebab Global Warming)
Boros dalam AC merupakan Boros terhadap Energi = Penyebab Global Warming

Dari kenyataan ini kami " SDK St Vincentius Surabaya " mencoba langkah-langkah sederhana dalam Aksi Menyelamatkan Bumi, dengan mendaur ulang bahan plastik dengan cara dimasukkan dalam pembelajaran Kerajinan tangan dan Kesenian, dalam arti para siswa mengumpulkan bungkus-bungkus mie instan, produk sabun cuci, pelembut pakaian, dll yang dibuat sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu kerajinan tangan. Hasilnya cukup menarik dan indah...dan lebih dari itu para siswa dididik untuk memahami " mengapa terjadi pemanasan global dan bagaimana langkah untuk menyelamatkan bumi yang kita cintai ini...walau sederhana loh... anda ingin mencoba kerajinan tangan seperti ini..ayo bergabung dengan kami.
SELAMATKAN BUMI DENGAN CARA GREEN & CLEAN ...God Luck.

Selasa, 09 September 2008

HIDUP UNTUK BERBAGI



HIDUP UNTUK BERBAGI

Kehidupan dewasa ini sangatlah sulit, orang berjuang hanya untuk mencari sesuap nasi, penderitaan demi penderitaan terjadi akibat sikap manusia itu sendiri. Kurang adanya rasa syukur pada Sang Pencipta yang membuat ini semua terjadi, relasi personal sudah diabaikan, orang hanya mengadakan relasi kalau ada manfaat dalam pemenuhan diri...sungguh bukan kehendak-Nya...karena Dia menciptakan kita agar manusia hidup berdampingan bagai saudara, saling berbagi baik suka maupun duka.
Orang kecil makin tertindas, terhimpit dalam kerasnya jaman, terabaikan oleh tangan-tangan kasih...semua..semua hanya mementingkan kelestarian hidupnya sendiri...Menyadari itu semua , SDK StVincentius Surabaya rela berbagi dengan sesama yang membutuhkan dalam skala yang sederhana, anak didiknya dilatih untuk dapat mandiri dan berbagi dengan sesama temannya, gerakan kasih diadakan di sekolah ini, “ PUTERA PUTERI VINCENTIUS “, guru, karyawan, kepala sekolah dan pamong unitnya terlibat langsung dalam gerakan ini....
Ini semua sebagai bekal anak didik dikemudian hari agar mereka tanggap dan peduli terhadap orang kecil, lemah, dan miskin, sebagaimana yang telah diteladankan pelindung gerakan ini, Santo Vincentius A Paulo. Anak didik tidak semata-mata mencari kepandaian intelektual saja, namun hati juga harus “diolah” dengan berbagai cara-cara yang praktis sesuai dengan perkembangan jiwa anak SD.
Banyak kegiatan yang dilakukan, mis: bakti sosial, sembako murah, kunjungan, tambah gizi bagi yang membutuhkan, dll...ini semua agar anak didik mengerti dan tidak menuntut harus ada pada orang tua mereka...Semoga terjadilah.

Jumat, 29 Agustus 2008

AKU DAN SAUDARAKU DATANG KE...



o Pusat Kerajinan Gerabah Dusun Banyumulek
Tempat yang secara khusus untuk membuat kerajinan gerabah, orang – orang yang dapat membuat memang yang mempunyai ketrampilan khusus dan itu butuh latihan dan waktu, karena proses untuk menjadi gerabah yang siap dipasarkan memerlukan tahapan – tahapan dan waktu lama. Tetapi jika sudah jadi hasilnya sangat indah dan menarik.
o Pusat Kerajinan Tenun Ikat Desa Rambitan
Tempat ini juga khusus untuk membuat kerajinan tenun, mereka yang mengerjakan adalah gadis – gadis desa ini. Para gadis di desa ini diwajibkan bisa menenun sebagai tanda mereka beranjak dewasa. Tenunan yang mereka hasilkan sangat halus dan indah. Motif – motifnya khas motif Lombok. Harga tenunan yang ditawarkan dari yang puluhan ribu sampai jutaan tersedia di tempat ini.

o Dusun Tradisional Sasak
Desa tradisional Sasak ini adalah desa yang benar – benar masih asli, penduduknya asli suku Sasak, rumah yang mereka tempati beratapkan daun alang – alang dalam kurun waktu 10 tahun atap – atap mereka baru diganti yang baru, lantai rumah mereka terbuat dari tumpukan tanah yang dipoles dengan kotoran sapi / kerbau tujuannya agar tidak mudah pecah dan penolak binatang buas. Para penduduk asli Suku Sasak, mereka menikahkan putra- putrinya tidak dari luar daerahnya, tetapi harus dengan saudaranya sendiri dari desa itu juga.
o Pusat Kerajinan Mutiara
Di tempat ini sangat menyenangkan karena kami melihat begitu banyak dan indah mutiara – mutiara yang dipajang di estalase toko – toko. Mereka menawarkan dengan harga yang tidak mahal. Mutiara yang dipasang ada dua macam yaitu mutiara air laut yang harganya lebih mahal dan mutiara air tawar yang harganya lebih murah. Ketrampilan tangan mereka memang boleh dikagumi, karena dapat membuat mutiara – mutiara itu menjadi bentuk gelang, cincin, kalung, bros, giwang, liontin yang semuanya menjadi sangat menarik.
o Musium Banjar Sandi
Musium yang terletak di Bali ini merupakan tempat budaya masyarakat Bali. Bangunan khas Bali, di dalam Musium ini ada diorama – diorama yang menceritakan perjuangan masyarakat Bali. Selain itu juga ada menara yang tinggi, siapa yang naik diatas menara dapat melihat keindahan pulau Bali dari atas menara.
o Bali Classic Centre
Tempat ini adalah tempat beraneka budaya yang ada di Bali. Bali Classic Centre ( BCC ) menyimpan miniaturnya semua kebudayaan Bali.

Pertama masuk di BCC ini disambut dengan Tarian Sekar Jagad sebagai tarian selamat datang, diteruskan dengan Tarian Barong, tarian ini ditarikan setiap 6 bulan sekali yaitu pada hari raya Galungan. Kemudian ada boneka Ogok – Ogok dibuat 1 tahun sekali yaitu pada upacara Nyepi dan dibawa ke kuburan / dibakar untuk membuang hal – hal yang tidak baik. Ada sesajen yang menurut orang Bali dilakukan 3 kali sehari. Kemudian ada Dewi Sri sebagai simbol rejeki ( padi), pembuatan minyak terusan yaitu minyak yang dibuat dari kelapa, ada upacara potong gigi sebagai simbol kedewasaan bagi masyarakat Bali. Dan diceritakan juga tentang upaca Ngaben dengan menggunakan Naga Banda yaitu perlengkapan Ngaben, sebelum Ngaben mayat – mayat itu diberi pengawet agar tidak membusuk. Setelah itu disuguhi tarian Cendrawasih, tari Cauk Manis, Tari Barong Macan dan Tari Pergaulan. Dari BCC ini kami mendapatkan pengetahuan kebudayan baru bahwa ternyata di Bali Itu begitu kayanya akan budaya – budaya luhur yang tidak dimiliki oleh daerah lain.
o Garuda Wisnu Kencana,
Garuda Wisnu Kencana ( GWK ) sebuah tempat yang didalamnya ada sebuah Patung Raksasa. Tempat itu berada dikawasan perbukitan batu kapur. Ditempat ini pula akan dibangun relief yang ,menceritakan kisah Ramayana sehingga dapat dijadikan obyek wisata.
Semua tempat dari kunjungan pembelajaran ini sangat berguna bagi perkembangan diriku
 Perasaan senang / gembira selalu ada diwaktu kunjungan pembelajaran ini. Terlebih aku bersyukur pada Tuhan karena mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini, dalam suasana gembira...dan mengeluarga

 Untuk pengetahuanku, pengalaman yang tidak ternilai ini sangat menambah ilmu pengetahuan , baik itu pengetahuan tentang wawasan kebudayaan, pengetahuan tentang alam, dan informasi – informasi baru yang selama ini belum aku dapatkan. Yang pasti pengetahuanku semakin diperkaya dari kunjungan pembelajaran ini.Aku dan saudara-saudaraku se yayasan sangat senang..begitu kan saudara
....Terima kasih Tuhanku...

AKHIRNYA DATANG JUGA




Dalam era teknologi informasi seperti dewasa ini sangat mengharapkan para profesional dunia pendidikan untuk memiliki pengetahuan yang lebih , maka para pendidik dituntut untuk membekali diri dengan wawasan – wawasan global agar para pendidik tidak stagnasi dalam tugas pengabdiannya. Demikian juga Kepala Sekolah selaku administrator dan motivator yang bertanggungjawab dalam pengembangan sekolah, memiliki tugas dan tanggung jawab untuk dapat memberikan berbagai informasi dan ilmu pengetahuan baru kepada guru dan murid. Mengingat tuntutan dunia pendidikan yang semakin kompleks dewasa ini perlu adanya upaya – upaya untuk memenuhi hal tersebut, upaya ini dapat melalui media – media yang ada, dengan mengikuti seminar, work shop, studi banding atau kunjungan pembelajaran seperti yang kami ikuti ini.
Yayasan Santa Louisa tanggap dan peduli dengan kebutuhan dan situasi seperti ini, maka dengan berbagai upaya Yayasan Santa Louisa mengadakan pendampingan pada Unit Pendidikan yang dikelolanya. Kunjungan Pembelajaran Intern ke unit - unit pendidikan se- Yayasan Santa Louisa dan Pembelajaran Ekstern yaitu pembelajaran ke Lombok dan Bali, sebagai salah satu wujud perhatian dan kepedulian Yayasan Santa Louisa untuk meningkatkan pengetahuan para pendidiknya khususnya para Kepala Sekolah. Tentunya kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja, tetapi hendaknya terus ditindaklanjuti dan dikembangkan pada unit masing – masing.
Suatu pembelajaran yang tak boleh dilupakan dalam pengembangan sekolah, karena dengan kegiatan ini kami menjadi memahami pentingnya persaingan dalam era pasar bebas , Makin besar ”kiprah” kita makin besar pula pangsa pasar yang ingin ” dekat ” dengan unit kita. Pembelajaran ini meliputi: Kunjungan ke Gandhi Memorial International School
Gandhi Memorial International School adalah sebuah sekolah yang
menggunakan kurikulum taraf internasional. Sekolah ini juga menyadari akan tanggung jawab dan tujuan untuk memberikan keamanan, rangsangan, dan tantangan lingkungan untuk pendidikan anak. Mereka juga melangkah dan berusaha membantu pada anak untuk menghasilkan hal yang potensial penuh pada anak sebagai individu dan sebagai anggota dari sebuah kelompok. Selain itu mereka juga memperhatikan perkembangan intelektual, sosial, emosional dan fisik anak akan terpenuhi dengan skill dengan kurikulum yang seimbang. GMIS Bali adalah satu – satunya cabang dari Jakarta, Bahasa Inggris adalah bahasa pengantar dan Bahasa Indonesia, Mandarin, Perancis dan Bahasa Hindu adalah bagian dari kurikulum bahasa asing. GMIS Bali ini juga menawarkan pendidikan yang lengkap mulai dari Taman Kanak – kanak, Sekolah Lanjutan Pertama, Sekolah Menengah Lanjutan, Junior College ( Grades 11 dan 12) dan IGCSE
Biotehnologi Universitas Udayana
Di Universitas Udayana ini kami diterima dengan baik. Dan ditempat ini pula kami mendapatkan pengetahuan alam yang belum pernah kami dapatkan. Misalnya : disampaikan pada waktu kunjungan itu bahwa daun sirih dan lengkuas dapat dijadikan obat bagi tanaman pisang yang batang dan daunnya busuk atau layu. Selain itu juga disampaikan bahwa jika akan memberikan vaksinasi pada pohon caranya dengan menyakiti pohon itu supaya lendirnya keluar dan itu sebagai anti septik. Sedang mereka mengadakan penelitian itu membutuhkan waktu minimal 5 tahun. Pengetahuan baru pula dikatakan bahwa jika terkena racun / lateng dikebun atau di hutan, di tempat itu juga pasti ada obatnya , tinggal bagaimana ketekunan kita mencari.
Universitas Udayana juga bekerja sama dengan Jepang dalam pengadaan dana maupun dalam kegiatan – kegiatan selain mahasiswanya. Ilmu yang kami terima ditempat ini sungguh luar biasa, apalagi informasi yang disampaikan oleh Direktor Universitas Udayana sendiri yaitu Prof. Dewa Suprapta juga tentang kesehatan, misalnya tentang
 Ubi ungu, mereka dapat melakukan penelitian dan menemukan bahwa ubi ungu ini dapat mencegah kangker dan kolesterol, sedangkan jika dibuat sirup bisa untuk mengerutkan kangker.
 Rumput laut , dapat digunakan sebagai anti tua dan juga kangker.
Bagi unit Taman Kanak – kanak memang belum dapat menerima ilmu setinggi itu, namun bagi guru – guru dan karyawan sangat berguna untuk menambah pengetahuan baru. Hal – hal yang dapat kami terapkan di Taman Kanak – kanak yaitu memberikan dasar pada anak untuk mencintai lingkungan sekitar dengan cara – cara sederhana, misalnya menjaga dan merawat tanaman, membedakan tanaman yang bermanfaat dengan tanaman pengganggu, dan sebagainya. Yang paling menarik dari tempat ini adalah motonya yaitu ” Nikmatnya dapat sehatnya dapat ”.
ALAMATKANTOR:
Kampus Bukit Jimbaran, Kab. Badung, Prop. Bali
Tlp: 0361-701801, 701803, Fax.: +62-361-701801, Email: infoftp@unud.ac.id
Table Manner
Table Manner dilaksanakan di Salsa Restoran Lombok.Table Manner adalah suatu kegiatan perjamuan makan yang resmi. Dari kegiatan ini saya mendapatkan pelajaran dan pengalaman banyak, karena disini dijelaskan macam – macam nama alat perlengkapan makan dan cara penggunaannya, selain itu juga dijelaskan tentang etika – etika makan yang benar.
Menggunakan peralatan saat menikmati Appetizer
- Cara memegang sendok (tea spoon) dan garpu (oyster fork) seperti memegang pulpen untuk menulis.
- Makanan ditusuk menggunakan garpu dengan tangan kanan, kemudian masukkan ke mulut anda dalam posisi telentang.
- Makanan yang kental – cair disendok dengan tea spoon dan dimasukkan ke mulut. Apabila hidangannya terlalu cair maka penyendokannya dilakukan ke arah luar untuk menghindari jika terjadi tumpahan makanan tersebut tidak akan mengenai pakaian anda.
- Apabila anda telah selesai menikmati Appetizer, letakkan garpu dan sendok di atas piring tatakan dalam posisi telentang sejajar dengan tepi meja makan atau di tepi kanan dengan posisi seakan tegak lurus dengan tepi meja makan.
Menggunakan peralatan saat menikmati Soup
- Cara memegang sendok soup seperti memegang pulpen pada waktu menulis.
- Cara menyendok soup adalah ke arah luar untuk menghindari percikan atau tumpahannya mengotori pakaian anda. Kemudian masukkan perlahan-lahan sendok soup ke mulut anda dari arah samping kiri sendok, bukan dari arah depan.
- Apabila soup yang dihidangkan masih terlalu panas sabarlah menunggu sebentar. Jangan meniup-niup soup tadi di hadapan para tamu karena sikap tersebut kurang etis.
- Setelah selesai menikmati soup, sendok diletakkan di sebelah kanan piring tatakan mangkok soup dengan posisi tegak lurus dengan tepi meja makan atau di atas piring tadi pada bagian bawah sejajar dengan tepi meja makan dengan tangkai sendok berada di sebelah kanan.
Wahhhh...pokoknya acara Kunjungan Pembelajaran yang diselenggarakan yayasanku ini...hebat loh, belum lagi ke pantai- pantainya, budayanya, macem-macem lah...Semoga terjadilah.