Kamis, 19 Juni 2008

Congratulation of the graduate



Syaloom, ( kalau melihat/ memperbesar klik pada gambar )
Para siswa kelas 6 SDK St Vincentius yang kami banggakan.
Sengaja kita buat BLOG kenangan ini, sebagai tanda persaudaraan kita yang tiada putus walaupun kita harus berpisah untuk melanjutkan studi dan karya kita. Kita sudah berkumpul di sekolah ini kurang lebih selama 6 tahun
Suka duka yang kita rasakan, keceriaan, kejengkelan, keramahan, yang kita tuangkan dalam pergaulan dan pembelajaran.
Bagai satu saudara kita lewati bersama, namun tak terasa kita harus berpisah. Marilah kita ingat hal-hal yang indah dan kita buang hal-hal yang menyakitkan.
Para siswa kelas SDK St Vincentius yang kami banggakan.
Tiada gading yang tak retak, marilah kita saling memaafkan atas segala kesalahan yang pernah kita perbuat, namun itu semua sebagai acuan untuk berbenah diri.
Akhirnya..semoga buku kenangan ini dapat membantu kita untuk selalu berhubungan bagai saudara, di manapun dan kapanpun kita berada. Pesan kami “ Kemalasan harus diperangi sampai keakar-akarnya. Dan akar-akarnya itu ada dalam diri kita sendiri
Kami yang membanggakanmu

Rabu, 11 Juni 2008

Motivasi belajar


ANAK BELAJAR DARI KEHIDUPANNYA.
CHILDREN LEARN WHAT THEY LIVE
(Dorothy Law Nolte)

Jika anak dibesarkan dengan celaan,
dia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan,
dia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan,
dia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan hinaan,
dia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi,
dia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian,
dia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan dorongan,
dia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan,
dia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman,
dia belajar menaruh kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan dukungan,
dia belajar menyenangi dirinya
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan,
dia belajar menemukan cinta dalam kehidupan ...

Kamis, 05 Juni 2008

Penyerahan Pribadi Kepada HKY


Doa penyerahan pribadi kepada Hati Kudus Yesus
Aku ........ ( Titik-titik sebutkan nama anda ), menyerahkan dan mempersembahkan diriku, hidup, karya, usaha serta penderitaanku kepada Hati Kudus Yesus. Sejak saat ini dengan segala kekuatanku, aku akan berusaha menghormati, memuji dan mencintai Hati Kudus Yesus. Dengan seluruh tenagaku aku akan berusaha menjadi milik-Nya. Aku menolak segala perbuatan yang tidak berkenan di hati-Nya.
Aku memilih Hati Kudus Yesus sebagai devosi utama penghormatanku, sebagai pelindung hidup dan jaminan keselamatanku, sebagai obat untuk menyembuhkan kekurangan serta kegoyahan sikapku, untuk menyilih dosa-dosa dari seluruh hidupku dan untuk memperoleh bantuan pada saat ajalku.
Hati Kudus Yesus yang penuh kebaikan, jadilah penyiluh dosa-dosaku serta perisai terhadap murka Allah Bapa atas diriku.
Hati Kudus Yesus yang penuh cinta, seluruh harapanku, kupasrahkan pada-Mu, lindungilah aku terhadap si jahat, kuatkanlah kehendakku.
Hancurkanlah di dalam diriku segala sesuatu yang tidak berkenan di hati-Mu dan apa saja yang melawan Dikau. Semoga cinta Ilahi-Mu meresap sedalam-dalamnya di dalam hati sanubariku, agar aku tak pernah melupakan Dikau dan berpisah daripada-Mu. Karena cinta-Mu yang tak terbatas, aku mohon dengan sangat, goreslah namaku di dalam Hati-Mu.
Engkau satu-satunya kerinduan, kebahagiaan serta kebanggaanku. Aku mau hidup dan mati sebagai anak-Mu. Amin.


Doa penutup

Aku mempersembahkan diriku kepadaMu, ya Hati Kudus Yesus, dengan harapan agar seluruh hidupku, seluruh penderitaanku, seluruh pekerjaanku, seluruh keberadaanku dipergunakan dalam mencintaiMu, menyembahMu, memujiMu dan mengandalkanMu.
Betapa hatiku akan hangus terbakar dan menjadi abu karena kekuatan cintanya akan Engkau! Mengapa aku tidak mencintaiMu dengan segenap hatiku dan dengan penuh semangat menyembahMu? Ya Tuhan, aku mohon, berilah aku rahmatMu agar mulai saat ini aku hanya mencintaiMu dan semuanya hanya untukMu. Amin.

Kamis, 15 Mei 2008

Prestasi Muridku


Sebagai aplikasi pembelajaran di kelas kami mengikutsertakan murid kami untuk mengikuti olimpiade MIPA dan siswa prestasi sebagai ejawantah keilmuan yang didapat dalam proses belajar di kelas.Dari 6 murid kami yang kami ikutkan ( semua murid kelas 5 SD )3 di antaranya menjadi the best ten, dan kami sangat kagum dengan kepiawaiannya dalam menjawab segala pertanyaan seksi pendidikan selaku panitia penyelenggara (UPTD BPS Kec Sawahan ).baik tes tulis maupun wawancara.1 murid kami yang menyabet dua kejuaraan adalah Kenedy Sumarno dari kelas 5 sebagai siswa prestasi walaupun juara harapan dan juara 1 bidang IPA. Dalam waktu dekat murid kami akan maju bersaing dengan teman-temannya di tingkat kota. mohon doa restu

Jumat, 18 April 2008

MARS SDK ST VINCENTIUS


MARS SDK ST VINCENTIUS
Syair : Sr. Aloysia,PK & V.Widyaningsih
Arr : V. Widyaningsih

Do = C; 4/4



3 2 1 3 4 5 5 6 5 . 4 3 . 1 3 5 4 3 2
Kami putra putri S - D Ka-to-lik Santo Vin - cen - ti - us
Kami putra putri S - D Ka-to-lik Santo Vin - cen - ti - us

2 3 4 4 4 3 2 1 2 3 3 3 2 5 5 4 5 ..
Setiap saat be-la-jar gi-at dengan penuh sema - ngat
Kami be-la-jar dan berdo- a tuk ca pai Ci -ta ci- ta

3 2 1 3 4 5 5 6 5 . 4 3 5 5 5 6 7 6 ..
Tidak kenal lelah pantang me- nyerah semangat membara
Menyi ap-kan di - ri raih presta si dengan smangat tinggi

6 7 1 1 1 7 6 5 4 3 3 3 2 1 1 7 1 ..
Cerdas kre - a - tif dan lu-hur budi i tu semboyan kami
Ha ti ka mi te gar dan tak gentar menghadapi tantangan

1 1 6 5 4 3 2 5 4 3 3 3 2 3 4 5 5 ..
Hormat dan bakti pada - mu Gu-ru dan pada orang tu-a
Berkat te – ladan Santo Vin -cen-ti us dan santa Luisa

1 1 6 5 4 3 2 5 4 3 3 3 2 6 7 1 2 ..
Bertak wa pa da Tuhan yang E-sa mencin ta – i sesama
Tentu-lah kami akan be-ra-ni melangkah dengan pasti

3 2 1 3 4 5 5 6 5 . 4 3 5 5 6 1 1 1 2 1 . 0
Kami se - mu - a pe - la - jar se – ja ti hara – pan Ibu Perti-wi
Smoga Tu han Slalu bri kan ber-kat Nya un tuk Sla ma lamanya

Sekilas Info


VIRUS .... VIRUS......dan VIRUS
Kalau beberapa tahun lalu, kita tidak begitu pusing memikirkan soal virus, pada saat ini semua pemakai computer dan pengendali jaringan betul-betul direpotkan oleh adanya virus. Variasi virus sudah sangat banyak, setiap bulan virus baru berseliweran dengan metode canggih, dan tingkat produktivitas pembuat virus betul-betul diluar dugaan. Dan lebih hematnya lagi, virus-virus tersebut mampu membuat jaringan computer mati dan tidak dapat digunakan lagi.
Kehebatan virus yang sudah berjangkit tiga tahun belakangan ini, ditambah dengan kemampuan untuk menggandakan diri melalui e-mail, sehingga jumlahnya menjadi jutaan dan mampu melumpuhkan jaringan computer dalam seketika. Virus yang biasanya selalu ditumpahkan ke e-mail biasanya akan menjadi aktif kalau menggunakan program standar dari Microsoft Windows, misalnya Outlook Express. Dan sialnya, produk Microsoft ini banyak sekali kelemahannya, sehingga dengan mudah virus masuk ke sistemnya. Maka ada baiknya kita mulai melirik penggunaan e-mail yang bukan dari standar Microsoft, karena walaupun fungsinya sangat lengkap, tetapi sistemnya rentan terhadap penyeranagan virus.
Varian virus saat ini lebih dimeriahkan lagi dengan beredarnya spammer, yaitu orang mengirim e-mail secara bulk atau secara ramai-ramai tanpa pernah mengenal orang yang dikirimnya. E-mail spammer dikombinasikan dengan keberadaan virus dalam sistemnya menyebabkan “kehancuran” jaringan computer yang ada.
Keberadaan virus ini sangat mengkhawatirkan karena virus ini tidak hanya berjangkit pada satu titik saja, tetapi dari semua titik dan semua IP yang digunakan, sehingga pelanggan dial-up pun menjadi penyebar virus. Apalagi teknologi dial-up sudah memungkinkan untuk menyalurkan bandwidth yang cukup besar.
Dalam satu pemantauan, didapat angka yang cukup mengkhawatirkan. Lebih dari 35% trafik e-mail disebabkan oleh spam dan virus e-mail. Sehingga secara empiris kita dapat menyebutkan pemakaian bandwith oleh e-mail yang sia-sia jumlahnya sepertiga dari total. Balum lagi dihitung virus yang menyerang web yang juga mampu menghancurkan akses internet. Secara keseluruhan, mungkin lebih dari 40% utilisasi bandwith di internet berantakan karena adanya virus ini. Sehingga kerugian yang tidak nyata ini sangat mempengaruhi bisnis pelayanan jasa akses internet.
Cerita tentang polisi yang menangkapi pembuat virus dan kejahatan di internet juga menjadi sangat menarik. Sementara SCO dan Microsoft masih mencari pembuat virusnya, di bulan Februari lalu polisi di Belgia berhasil menangkap pembuat virus Yaha Worm yang cukup menghebohkan pemerinta Pakistan. Ternyata pembuatnya adalah seorang gadis dengan menggunakan nama keren di internet ”Gigabyte”.
Proses hukumya sedang berjalan dan kalau terbukti bersalah, Gigabyte akan dimasukkan sel selama tiga tahun dan denda sampai US$127.000! Dari pihak kepolisian Belgia didapat informasi bahwa gadis itu sudah dilepas dari penyidikan dan polisi tetap memegang bukti berupa 5 buah komputer dan menutup web site Gigabyte yang dikendalikan dari kota Machelen, 30 km arah utara Brussel.
Keberhasilan polisi Belgia menangkap Gigabyte disebabkan oleh keberanian Gigabyte memasukkan teknik-teknik pembuatan virus dan variannya di web site. Kepala kepolisian sangat menyayangkan perbuatan yang temasuk sia-sia ini.
Popularitas Gigabyte ini sudah sampai di televisi TechTV yang dalam siarannya selalu menayangkan kemajuan TI. Gigabyte dianggap pahlawan dalam dunia TI, karena masih jarang wanita yang berkeliaran membuat virus dan kepandaiannya setara dengan pria. Gigabyte mulai menulis program sejak umur 6 tahun, mulai membuat virus sejak umur 14 tahun, dan orang kedua yang mampu membuat virus dengan bahasa C-sharp dari .net Microsoft pada usia 18 tahun.
Memang kita tidak dapat mengharapkan polisi atau penegak hukum mencari dan menangkap para pembuat virus tersebut. Tetapi kelihatannya kita sudah berhati-hati sewaktu masuk ke jaringan internet, karena berbeda dengan yang dulu-dulu. Jika anda belum mencoba menggunakan linux, melengkapi diri dengan antivirus merupakan yang terbaik, dan tetap berhati-hati jika menerima e-mail dari orang yang tidak dikenal, terutama jangan membuka file-file yang dicurigai membawa virus.
By ; Anakku mbarep

Rabu, 16 April 2008

sahabat vincentian


St. Katarina Laboure
Devosi Medali Wasiat



Dapatkah kalian menyimpan rahasia? St. Katarina Laboure dengan semangat kerendahan hati yang luar biasa menyimpan rahasianya selama empat puluh enam tahun. Rahasia apakah yang disembunyikannya?

Zoe Laboure dilahirkan pada tanggal 2 Mei 1806 di Fain-les-Moutiers, Perancis. Ia adalah anak kesembilan dari sebelas orang putera-puteri keluarga Pierre dan Louise Laboure. Kesebelas anak itu terdiri dari delapan orang putera dan tiga orang puteri. Pierre Laboure seorang terpelajar yang menjadi petani yang sukses. Ketika Zoe berusia sembilan tahun, ibunya meninggal dunia. Zoe sangat sedih kehilangan ibunya, ia masuk ke kamarnya, berlutut di bawah patung St. Perawan Maria dan berdoa, “Bunda Maria, sekarang engkaulah ibuku.”

Tak lama setelah ibunya meninggal, Marie-Louise, kakak perempuan Zoe, masuk Kongregasi Suster Puteri-Puteri Kasih. Oleh karena itu Zoe dan Tonine, adik perempuannya, harus tinggal di rumah untuk membantu ayahnya mengatur rumah tangga dan mengerjakan sawah. Karena tugas-tugasnya itu, Zoe menjadi satu-satunya anak di keluarga Laboure yang tidak mempunyai kesempatan untuk bersekolah. Ia tidak dapat membaca dan menulis.

Sejak Zoe menerima komuninya yang pertama pada tahun 1818, setiap hari ia bangun pukul empat pagi, berjalan beberapa mil untuk mengikuti Misa dan berdoa di gereja. Sama seperti kakaknya, Zoe juga mempunyai keinginan yang kuat untuk masuk biara, tetapi keinginannya itu ditahannya karena tenaganya masih dibutuhkan di rumah.

Ketika usianya sembilan belas tahun Zoe mendapat mimpi yang aneh. Dalam mimpinya, ia sedang berdoa di gereja di Fains. Seorang imam tua mempersembahkan Misa. Ketika Misa telah selesai imam tua itu menunjuk kepada Zoe dengan jarinya. “Anakku,” katanya, “Merawat orang-orang sakit adalah perbuatan yang baik. Suatu hari kelak engkau akan datang kepadaku. Tuhan telah memanggilmu untuk itu. Janganlah engkau lupa.”

Pada tahun 1828 Zoe berusia dua puluh dua tahun dan Tonine dua puluh tahun. Sekarang Tonine sudah bisa menggantikan kedudukannya mengurus rumah tangga. Tibalah saatnya bagi Zoe untuk berbicara kepada ayahnya mengenai panggilan hidupnya. Pierre berusaha mencegah keinginan puterinya, maka ia mengirim Zoe ke Paris untuk tinggal bersama Charles, kakaknya yang telah menikah.

Suatu hari Zoe mengunjungi Biara Suster Puteri-Puteri Kasih. Ia melihat lukisan terpampang di dinding. Lukisan seorang imam tua - imam yang mengunjunginya dalam mimpi di Fains. Zoe bertanya siapakah imam itu. “Pendiri kongregasi kami, Santo Vinsensius de Paul.” (St. Vinsensius de Paul telah wafat 200 tahun yang lalu!) Jadi, itulah rencana Tuhan.

Pada bulan Januari 1830 Zoe menjadi seorang postulan (postulan: masa percobaan, persiapan masuk biara) di Biara Suster Puteri-Puteri Kasih di Catillion-sur-Seine. Tiga bulan kemudian ia dikirim sebagai novis (Novis: biarawan/biarawati yang sedang menjalani masa percobaan sebagai latihan rohani sebelum mengucapkan kaul biara) ke Biara Suster Puteri-Puteri Kasih di Rue de Bac, Paris. Zoe memilih nama Katarina.

Di Biara Rue de Bac Sr Katarina memperoleh penampakan-penampakan luar biasa. Selama tiga hari berturut-turut ia mendapat penampakan hati St. Vinsensius di atas tempat reliqui St Vinsensius disimpan. Di lain waktu ia melihat Tuhan yang Maharahim di depan Sakramen Maha Kudus; penampakan seperti ini terjadi teristimewa pada waktu Misa di mana Tuhan akan menampakkan diri sesuai dengan bacaan liturgi pada hari itu.

Pada tanggal 18 Juli, menjelang Pesta St Vinsensius de Paul yang akan dirayakan keesokan harinya, seorang Suster Superior menceritakan kepada para novis keutamaan-keutamaan Pendiri Kongregasi mereka serta membagikan kepada mereka masing-masing sepotong kain dari jubah St. Vinsensius. Dengan sungguh-sungguh Sr Katarina memohon bantuan doa St Vinsensius agar ia diperkenankan memandang Bunda Allah. Kemudian Sr Katarina pergi tidur.

Tengah malam Sr Katarina dibangunkan oleh seorang “anak kecil yang bercahaya” yang membimbingnya ke kapel biara. Di sanalah Santa Perawan Maria datang dan bercakap-cakap kepadanya. Dalam suatu penampakan yang lain Sr Katarina melihat Bunda Maria berdiri di atas bulatan seperti bola dengan cahaya memancar dari kedua belah tangannya. Di bawahnya terlihat tulisan: “O Maria, yang dikandung tanpa dosa, doakanlah kami yang berlindung padamu.” Bunda Maria meminta agar medali dengan gambar tersebut dibuat dan dogma Yang Dikandung Tanpa Dosa dihormati. Siapa saja yang mengenakan medali tersebut akan menerima rahmat dari Yesus melalui doa-doa ibu-Nya. Kisah lengkap penampakan.

Demikianlah Medali Wasiat dibuat dan devosi disebarluaskan. Dalam waktu yang singkat banyak orang di seluruh dunia telah mengenakannya. Namun demikian, kecuali Bapa Pengakuannya, tidak seorang pun termasuk para suster Puteri-Puteri Kasih, yang mengetahui bahwa kepada Sr Katarina-lah Bunda Allah menampakkan diri.

Kita cenderung mengharapkan banyak pujian dan ketenaran jika memperoleh keistimewaan dari surga seperti itu. Namun tidak demikian halnya dengan Sr Katarina, ia malahan menjauhkan diri dari semua itu. Ia ingin dilupakan dan tidak diperhatikan agar dapat melaksanakan tugas-tugas sederhananya sebagai seorang biarawati Puteri Kasih. Menurut para suster di biaranya, Sr Katarina adalah seorang suster yang sederhana. Seorang yang pendiam, yang kadang-kadang menjadi bahan gurauan serta olok-olok karena sikapnya yang terlalu patuh. Setelah penampakan Santa Perawan Maria kepadanya, Sr Katarina melewatkan empat puluh lima tahun hidupnya sebagai biarawati dengan merawat mereka yang tua dan yang sakit di Rumah Lansia Enghien di Paris. Ia menyimpan semua rahasianya dengan bahagia, ia hanya tertarik untuk melayani Tuhan sebanyak yang ia mampu.

Pada tahun 1876 Sr Katarina merasakan adanya keyakinan batin bahwa ia akan meninggal sebelum akhir tahun berlalu. Menjelang kematiannya, Sr Katarina berusaha melaksanakan permintaan St Perawan Maria yang terakhir yaitu agar sebuah patung Maria dibuat. Baru pada saat itulah Sr Katarina membuka rahasianya dan menceritakan segala sesuatunya kepada Suster Superior (Superior: Pembesar Biara).

Pada tanggal 31 Desember 1876 Sr Katarina meninggal dunia. Suster Superior menceritakan segala rahasia yang telah dipendam demikian lama oleh Sr Katarina kepada para suster Puteri-Puteri Kasih, yang dengan terkagum-kagum baru menyadari bahwa seorang kudus telah tinggal bersama mereka. Pemakaman Sr Katarina adalah pemakaman yang penuh dengan pesta dan sukacita. Segala lagu sedih dan dukacita diganti dengan lagu-lagu gembira dan ucapan syukur: bagi Sr Katarina, bagi Santa Perawan Maria dari Medali Wasiat, dan bagi Allah yang demikian Mengasihi kita.

Pada tahun 1933, lima puluh tujuh tahun setelah St Katarina dimakamkan, makamnya dibongkar. Mereka mendapati jenasah St Katarina dalam keadaan segar sama seperti pada saat ia dimakamkan. Matanya tetap biru dan indah, kedua belah tangan dan kakinya lemas dan tidak kaku, seolah-olah ia sedang tidur. Jenasah St Katarina dibaringkan dalam peti kaca dan ditempatkan dekat altar Kapel di 140 Rue du Bac, Paris, tempat di mana Bunda Maria menampakkan diri kepadanya.

Jika kalian mengunjungi Kapel Penampakan, kalian dapat memandang wajah serta bibir St Katarina; bibir yang telah menyimpan rahasia besar selama empat puluh enam tahun, rahasia yang telah menggoncangkan dunia.

Pada tanggal 27 Juli 1947 Sr. Katarina dinyatakan sebagai santa oleh Paus Pius XII. Pestanya dirayakan pada tanggal 28 November, sehari setelah Pesta Santa Perawan Maria dari Medali Wasiat.

"O Maria, yang dikandung tanpa dosa, doakanlah kami yang berlindung padamu.”